Deretan Kisah Sukses Juventus di Italia dan Eropa

Agen Judi Casino : PREDIKSI – Juventus sukses mempertahankan gelar Scudetto musim ini. Kepastian itu didapat setelah La Vecchia Signora menekuk Palermo dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang tim asuhan Antonio Conte itu dicetak Arturo Vidal lewat titik putih.Sebagai raksasa Eropa, Juventus memiliki tradisi juara yang kental. Namun pada 2006, Juventus harus merelakan gelar Scudetto dicabut Federasi sepakbola Italia (FIGC) karena skandal pengaturan skor, Calciopoli. Juventus mengalami fase sulit di masa itu. Selain kehilangan title Scudetto, Juventus harus turun kasta ke Serie-B.Namun semusim kemudian, I Bianconeri kembali ke Serie-A. Sempat terseok-seok, Juventus kembali menunjukkan dominasinya lagi di panggung liga domestik. Musim 2011-12, Juventus merebut Scudetto untuk pertama kali sejak 2002-03. Musim ini, setelah bersaing sengit dengan Napoli mereka kembali mempertahankan gelar Serie-A. Berikut Deretan kisah sukses Juventus di berbagai kompetisi yang dirangkum dari Eurosport.1. Juventus disokong industri keluarga Agnelli; perintis usaha produsen mobil asal Italia, FIAT. Juventus mulai mendominasi sepakbola Italia pada 1930-an. Ke luar sebagai juara selama 5 musim beruntun dari musim 1931 sampai 1935.2. Juventus melebarkan sayap prestasi ke Eropa. Mereka mewujudkan mimpi meraih juara Eropa musim 1984-85 (saat ini bernama Liga Champions). Namun kemenangan 1-0 Juventus atas Liverpool ternoda karena tragedi Stadion Heysel, Belgia.Sebanyak 39 penonton meninggal karena peristiwa itu setelah tribun atas stadion runtuh karena tidak kuat menahan beban penonton, setelah kedua kelompok suporter Liverpool dan Juventus ligabet88.com bertikai di dalam stadion.3. Juventus kembali menasbihkan diri menjadi penguasa Eropa. Juventus berhasil menggondol gear Liga Champions musim 1995-96. Tim Kuda Zebra berhasil mengalahkan wakil Belanda, Ajax Amsterdam lewat drama adu penalti dengan kedudukan 4-2 setelah di waktu norma kedua tim bermain imbang 1-1.4. Alessandro Del Piero, Gianluigi Buffon, David Trezeguet, Pavel Nedved, dan Mauro Camoranesi memilih bertahan di Juventus meski harus bermain di Serie-B musim 2006-07 buntut dari skandal pengaturan skor. Di akhir musim, mereka sukses mengantarkan ‘Si Nyonya Tua’ juara Serie-B dan promosi ke Serie-A.5. Pada musim 2009-10 dan 2010-11, Juventus tercatat mengakhiri musim di posisi terendah. Dalam dua musim beruntun, Juventus finis di posisi 7. Perombakan manajemen tim diyakini menjadi latar belakang anjolknya prestasi Juventus.6. Juventus mulai mengalami titik balik musim 2011-12. Juventus berhasil merebut Scudetto di bawah asuhan mantan pemain legendarisnya, Antonio Conte. Musim lalu, mereka tidak terkalahkan dan berhasil mencatatkan rekor 49 pertandingan tanpa terkalahkan. Rekor tersebut putus di tangan Inter Milan.Musim ini, Juventus berhasil merebut Scudetto. Juventus mengemas 83 poin terpaut 11 poin dari rival terdekat, Napoli. Ini menjadi gelar Scudetto ke-31 Juventus. (umi)